Rahmad Darmawan Merasa Terhormat Jika Dipanggil Kembali Latih Timnas Indonesia

Rahmad Darmawan Merasa Terhormat Jika Dipanggil Kembali Latih Timnas Indonesia

Rahmad Darmawan Merasa Terhormat Jika Dipanggil Kembali Latih Timnas Indonesia

Kangbola.com – Sosok Rahmad Darmawan yang digadang-gadang jadi salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 oke saja jika hal itu benar. Meski antusias, namun ia akui masih belum dihubungi PSSI. Rahmad Darmawan Tak Keberatan Jika Harus Kembali Latih Timnas Indonesia.

Rahmad Darmawan atau yang kerap disapa coach RD itu lantas mengatakan jika semua pelatih pasti tidak akan menolak jika dipanggil negara untuk melatih Timnas Indonesia. Hal itu malah jadi kehormatan tersendiri.

Sampai sekarang RD mengaku belum pernah sama sekali berkomunikasi dengan PSSI, namun ia tetap menganggap jika hal tersebut biasa saja. Ia merasa tidak perlu mendapat kabar dari federasi jika hanya masih berstatus sebagai kandidat belaka.

Selain nama Rahmad Darmawan, masih ada beberapa nama lain juga disebut menjadi kandidat calon pelatih Timnas Indonesia. Mereka yang dikabarkan itu adalah Widodo Cahyono Putro, Jaksen F Thiago, Simon McMenemy dan Bima Sakti.

“Menurut saya, semua kita serahkan sajalah ke pengurus PSSI ya. Apapun yang akan jadi keputusan mereka pasti kita harus dukung penuh. Saya tidak bisa katakan apapun, karena semua ada pertimbangan-pertimbangan yang kita tidak tahu juga. Tapi kalau memang Luis Milla mau dan PSSI mau, ya kenapa tidak?” ujar RD.

Bagi Rahmad Darmawan sendiri tugas utamanya kini adalah membawa Mitra Kukar menang di setiap pertandingan yang dilakoninya di kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Mitra Kukar juga lagi berada di urutan ke-11 di klasemen sementara saat ini.

Liveklik Indonesia

“Semua pelatih pasti tidak akan menolak panggilan negara jika datang. Hanya memang kewenangan pengurus klub terhadap hal ini pasti akan menjadi satu pertimbangan juga, karena status beberapa pelatih yang dinominasikan masih milik klub juga.”

“Tapi kalau ditanya secara pribadi, saya pasti tidak mungkin menolak panggilan negara. Itu sajalah,” ungkapnya tak mau terlalu berharap.